MARILAH MENYEBARKAN DAMAI DAN CINTA KASIH - TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

30 Mei 2019

SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA UNTUK MENJADI CALON PENERIMA SAKRAMEN KRISMA DI PAROKI SINGKAWANG



SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA UNTUK MENJADI CALON PENERIMA SAKRAMEN KRISMA DI PAROKI SINGKAWANG








DPP PAROKI SINGKAWANG PERIODE 2019 - 2022 SIAP GELAR PEMBEKALAN DAN PENGAYAAN


DPP PAROKI SINGKAWANG PERIODE 2019 - 2022 SIAP GELAR PEMBEKALAN DAN PENGAYAAN



Dewan Pastoral Paroki St Fransiskus Assisi Singkawang akan menggelar giat pembekalan dan pengayaan pengurus DPP dan kelompok kategorial periode 2019 - 2022. Giat yang bertolak dari terbentuknya pengurus Dewan Pastoral Paroki Inti pada 17 Februari 2019 ini mendapat perhatian yang begitu serius hingga dirasa perlu dilakukan pembekalan dan pengayaan yang berstandar sesuai Pedoman Dewan Pastoral Paroki (PDPP) Keuskupan Agung Pontianak. 

Adapun pembekalan dan pengayaan ini akan digelar selama tiga hari berturut-turut pada Jumat, 31 Mei 2019 hingga Minggu, 2 Juni 2019 dan bertempat di Gedung Paroki. Tiga agenda utamanya yaitu pembukaan, pembekalan dan pengayaan, serta penyusunan program kerja. Unsur-unsur yang dilibatkan dalam program yang mendapuk Pastor Pius Barces, CP sebagai narasumber antara lain adalah pengurus DPP inti, kelompok religius, koordinator seksi program kerja gereja, dan kelompok kategorial.

Pastor Gathot selaku pastor paroki mengungkap pentingnya kegiatan ini digelar guna menyelaraskan langkah bersama dalam menyukseskan berbagai  program kerja yang akan digadang dan diselenggarakan oleh Gereja Paroki St Fransiskus Assisi Singkawang selama tiga tahun ke depan. (Hes)




5 Mei 2019

PEMBERKATAN GUA MARIA DAN KAPEL ST PADRE PIO DI NOVISIAT GUNUNG POTENG


PEMBERKATAN GUA MARIA DAN KAPEL ST PADRE PIO DI NOVISIAT GUNUNG POTENG



Minggu, 5 Mei 2019 dipimpin oleh Propinsial Kapusin Propinsi Pontianak, Pastor Mayong, OFMCap, pemberkatan Gua Maria dan Kapel St Padre Pio di Novisiat Poteng digelar.

Tepat pukul 07.00 WIB umat yang berjumlah lebih kurang 300 orang memenuhi area Gua Maria yang letaknya berada agak menjorok 100 meter ke bawah di seputaran Kapel Novisiat Gunung Poteng. Tampak umat yang hadir tidak hanya berasal dari Stasi Poteng, namun dari Paroki Nyarumkop, Paroki Singkawang, bahkan umat dari Pontianak pun turut meramaikan.

Pemberkatan Gua Maria ini mendapuk Pastor Mayong sebagai selebran utama didampingi oleh tiga orang pastor lainnya yaitu kepala Biara Padre Pio, Pastor Gebriel Marsel (Gebi), dan dua pastor Kapusin lain yaitu Pastor Felix, dan Pastor Aji. 

Pemberkatan Gua Maria sendiri berlangsung khidmat dan memakan waktu kira-kira 20 menit. Usai pemberkatan Gua Maria, pastor, biarawan biarawati, dan umat yang hadir bersama-sama menuju Kapel St Padre Pio untuk menggelar perayaan Ekaristi sekaligus pemberkatan Kapel Padre Pio yang baru-baru ini juga mengalami renovasi. 

Seusai perayaan Ekaristi digelar, masih di area yang sama, Pastor Gebi selaku penanggung jawab biara mengundang seluruh yang hadir untuk merayakan Paska umat Stasi Poteng.

Profisiat atas pemberkatan Gua Maria dan Kapel St Padre Pio, semoga dengan diberkatinya Gua Maria dan kapel ini antusias umat dalam mendoa semakin luar biasa. (Hes)

23 Apr 2019

Reuni Misdinar Senior Mewarnai Pekan Suci di Fransiskus Assisi Singkawang


Reuni Misdinar Senior Mewarnai Pekan Suci di Fransiskus Assisi Singkawang




21 Apr 2019

Panitia Seksi Sosial Paskah Gelar Aksi Donor Darah

Singkawang, Minggu, 21 April 2019. Memeriahkan Paskah, panitia Paskah seksi sosial gelar aksi donor darah ke XI. Kegiatan yang memang rutin digelar minimal dua kali dalam setahun ini (pada Perayaan Paskah dan Natal) lumayan menyedot perhatian umat. 

Tercatat 43 orang mendaftarkan diri dalam aksi yang dimotori oleh Saudari Trifonia ini, namun hanya 30 yang berhasil lolos mendermakan sebagian yang menjadi miliknya bagi sesama hingga total jumlah kantong darah yang berhasil dikumpulkan pada kesempatan ini sebanyak 30 kantong. Berbagai faktor yang membuat tidak semua dari total keseluruhan 43 orang berkesempatan mendonorkan darahnya. Salah satu faktor penyebab di antaranya karena kondisi tubuh yang memang kurang memungkinkan. 

Tampak wajah-wajah baru pendonor pada kesempatan ini, salah satunya adalah Tia Monika. Dara cantik berkulit putih yang juga merupakan mahasiswi jurusan Akuntansi di STIE Mulia Singkawang ini perdana dalam mendonorkan darahnya. Ia terpanggil dalam aksi sosial ini karena penghayatan terhadap kisah sengsara Tuhan Yesus Kristus yang rela mengorbankan diri di kayu salib menebus manusia dengan darah-Nya. 

"Jujur saya sudah lama ingin donor darah tapi takut saat lihat darah dalam jumlah banyak. Tapi sudah lama ingin sekali donor darah, jadi memberanikan diri saja. Untung ibu-ibu dari PMI memberikan jawaban yang memuaskan pada setiap pertanyaan, dan pada saat donor saya diajak ngobrol, jadi malah tidak terasa pada saat darahnya diambil," ujarnya saat ditemui usai mendonorkan darah. 

Lebih jauh sebenarnya aksi yang memang menjadi agenda rutin Gereja Katolik Santo Fransiskus Assisi Singkawang ini merupakan tindakan nyata bukti cinta dan pengorbanan bagi sesama seturut teladan Yesus Kristus. 

Akhirnya, selamat merayakan Paskah, Kristus bangkit, Kristus jaya. Alleluya, Alleluya, Alleluya! (Hes)

Perayaan Paskah 2019 Meriah di Paroki St Fransiskus Assisi

Singkawang, Minggu, 21 April 2019. Tepat pukul 08.00 WIB, perayaan Ekaristi meriah digelar di Gereja Katolik St Fransiskus Assisi bertepatan dengan Hari Raya Paskah. Prosesi Misa dimulai dengan perarakan para penari, misdinar, petugas liturgi, dan pastor, diiringi tabuhan musik khas Kalimantan yang memukau seluruh umat yang hadir.

Bertindak sebagai pastor selebran utama dalam Perayaan Paskah kali ini adalah Pastor Paulus Toni Tantiono, OFM.Cap. Doktor Kapusin ini sudah sejak Kamis Putih memimpin perayaan Ekaristi di Gereja Katolik yang tepat berada di jalur utama Kota Singkawang. 

Dalam homilinya, pastor yang juga ahli Kitab Suci ini mengungkap makna esensial dari kebangkitan Tuhan Yesus Kristus yang sejatinya dalam kisah yang tertulis di Injil mengungkap Yesus Kristus meninggalkan kain kafan sebagai simbol kemanusiaan yang fana untuk bangkit dan tidak kembali sebagai manusia biasa, namun sebagai penyelamat dan penebus manusia. Homili yang disampaikan oleh Pastor Toni dikemas dengan bahasa yang menarik dan penuh semangat hingga umat yang mengikuti seluruh prosesi terlihat sangat khidmat dan dipenuhi sukacita.

Di akhir Perayaan Ekaristi, Pastor Toni berkenan melakukan pemberkatan telur-telur Paskah yang setelah itu langsung dibagikan kepada seluruh umat yang hadir.

Tak berhenti sampai di situ, seusai misa, panitia juga menggelar lomba mencari telur, menghias telur, dan kolam soal yang ramai diikuti oleh anak dan remaja dari usia TK hingga SMP yang juga digelar di lingkungan Gereja St Fransiskus Assisi Singkawang.

Selamat Paskah, Alleluya, Alleluya, Alleluya! (Hes)

PASKAH 2019 MERIAH DI PAROKI ST FRANSISKUS ASSISI

Singkawang, Minggu, 21 April 2019. Tepat pukul 08.00 WIB, perayaan Ekaristi meriah digelar di Gereja Katolik St Fransiskus Assisi bertepatan dengan Hari Raya Paskah. Prosesi Misa dimulai dengan perarakan para penari, misdinar, petugas liturgi, dan pastor, diiringi tabuhan musik khas Kalimantan yang memukau seluruh umat yang hadir.

Bertindak sebagai pastor selebran utama dalam Perayaan Paskah kali ini adalah Pastor Paulus Toni Tantiono, OFM.Cap. Doktor Kapusin ini sudah sejak Kamis Putih memimpin perayaan Ekaristi di Gereja Katolik yang tepat berada di jalur utama Kota Singkawang. 

Dalam homilinya, pastor yang juga ahli Kitab Suci ini mengungkap makna esensial dari kebangkitan Tuhan Yesus Kristus yang sejatinya dalam kisah yang tertulis di Injil mengungkap Yesus Kristus meninggalkan kain kafan sebagai simbol kemanusiaan yang fana untuk bangkit dan tidak kembali sebagai manusia biasa, namun sebagai penyelamat dan penebus manusia. Homili yang disampaikan oleh Pastor Toni dikemas dengan bahasa yang menarik dan penuh semangat hingga umat yang mengikuti seluruh prosesi terlihat sangat khidmat dan dipenuhi sukacita.

Di akhir Perayaan Ekaristi, Pastor Toni berkenan melakukan pemberkatan telur-telur Paskah yang setelah itu langsung dibagikan kepada seluruh umat yang hadir.

Tak berhenti sampai di situ, seusai misa, panitia juga menggelar lomba mencari telur, menghias telur, dan kolam soal yang ramai diikuti oleh anak dan remaja dari usia TK hingga SMP yang juga digelar di lingkungan Gereja St Fransiskus Assisi Singkawang.

Selamat Paskah, Alleluya, Alleluya, Alleluya! (Hes)