MARILAH MENYEBARKAN DAMAI DAN CINTA KASIH - TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

11 Okt 2019

LP3KD KOTA SINGKAWANG SUKSES GELAR PELATIHAN DAN PEMBEKALAN

Singkawang, 5 Oktober 2019. Bertempat di ruang serba guna Hotel Sentosa, LP3KD Kota Singkawang sukses menggelar kegiatan pelatihan dan pembekalan materi lomba Pesparani dalam rangka persiapan Persparani Nasional II yang akan diselenggarakan di Kupang, NTT tahun 2020. 

Diawali dengan penyampaian laporan kegiatan oleh ketua LP3KD Kota Singkawang, Ibu Helaria Helena, A.Ma., pelatihan yang digelar sehari ini mendatangkan narasumber Dr. Aloysius Mering dan diikuti oleh 40 peserta. Giat yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB dan berakhir pukul 21.00 WIB ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Kesejahteran Rakyat Sekretariat Daerah Kota Singkawang, Bapak Aprianto, S.Sos., didampingi pula oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kementrian Agama, H. Azhari, M.Si., dan Pastor Paroki St Fransiskus Assisi Singkawang, Pastor Stephanus Gathot Purtomo, OFM.Cap. 

Dalam sambutannya yang sekaligus membuka pelatihan dan pembekalan ini, Aprianto mengungkapkan apresiasi terhadap digelarnya pelatihan ini. Ia berharap para peserta mampu menyerap berbagai informasi guna diterapkan dalam pelaksanaan ajang Pesparani tahun 2020 nanti. Masih di kesempatan yang sama, dalam sambutannya, Azhari juga mengaitkan digelarnya kegiatan semacam ini dirasa mampu memupuk bibit-bibit toleransi yang pada akhirnya mengantarkan Kota Singkawang mempertahankan gelarnya sebagai kota paling toleran se-Indonesia. 

Dalam pelaksanaannya selama sehari, antusiasme tampak pada wajah-wajah peserta. Berbagai program kerja disusun berdasarkan masing-masing unit kerja. Hal ini diharapkan menjadi bekal yang mampu membuat kontingen Pesparani Kalimantan Barat pada umumnya dan Kota Singkawang khususnya, sukses mengukir prestasi pada ajang yang sangat bergengsi di 2020 nanti. (Hes)

8 Sep 2019

HOREEEE...MULAI MINGGU INI SANTO FRANSISKUS ASSISI MENGGELAR MISA KETIGA

Menimbang kapasitas Gereja Katolik Singkawang dengan daya tampung yang terbatas sementara jumlah umat yang hendak beribadah membludak, maka Gereja Katolik Santo Fransiskus Assisi Singkawang menggelar misa ketiga. 

Misa yang digadang mulai digelar tanggal 8 September 2019 tepatnya pukul 18.00 WIB ini secara perdana akan dipimpin oleh Pastor Paroki, Stephanus Gathot, OFM.Cap. "Ekaristi ketiga ini untuk memfasilitasi umat yang sekiranya pada pagi hari memiliki aktivitas dan kesibukan," ujar pastor berumur 48 tahun itu. "Ekaristi ketiga ini akan coba digelar selama dua bulan ke depan. Jika dirasa memang diperlukan, akan tetap dilanjutkan," pungkasnya saat menyampaikan informasi. (Hes)





Photo by Cinda


5 Sep 2019

SANTO FRANSISKUS ASSISI GELAR PENDALAMAN KITAB SUCI


Senin, (2/9/2019) Gereja Katolik Santo Fransiskus Assisi Singkawang mengadakan Pendalaman Kitab Suci untuk Kategori Umum dengan tema "Mewartakan Kabar Gembira ditengah Krisis Lingkungan Hidup"
.
.
Terlihat beberapa Biarawan seperti Br. Yohanes Baptista, MTB serta Fr. Emanuel Chang, OFMCap. yang juga ikut terlibat didalamnya, mengingat mereka juga ahli dalam bidangnya.
.
.
Kegiatan ini ditutup dengan Foto bersama, dan akan dilanjutkan Senin, 09 September 2019 ditempat dan waktu yang sama untuk Kategori (Remaja, Orang Muda, dan Pemuda Katolik) (Cinda)
.
.
#parokisingkawang #bksn2019



3 Sep 2019

WALIKOTA TURUT SERTA PAWAI BKSN 2019 DI PAROKI SINGKAWANG

Minggu, 1 September 2019. Menghidupi semangat Santo Fransiskus Assisi pelindung pelestari lingkungan dan pelindung Gereja Katolik Singkawang, gereja yang beralamat di Jalan P. Diponegoro no 1 itu sukses menggelar pawai Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2019 bertema ekologi. 

Pawai yang disemarakkan dengan berbagai kostum dan properti daur ulang barang-barang bekas ini begitu istimewa karena dibuka dan diikuti oleh Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, S.E., M.H., didampingi Kapolres Singkawang AKBP Marcelino Ronald Masengi, S.IK., M.H., Pastor Paroki Singkawang, Stephanus Gathot Purtomo, OFM. Cap., dan juga jajaran Forkopimda Kota Singkawang.

Pawai yang menempuh rute start dari SD Suster, Jalan Diponegoro, Jalan Budi Utomo, Jalan Bawal, Jalan Sejahtera, Jalan Diponegoro, dan berakhir di halaman Gereja St Fransiskus Assisi ini diikuti sekitar 3000 peserta. Berbagai instansi, sekolah, dan umat lingkungan ikut turun ambil bagian dalam pawai yang menyesuaikan tema BKSN 2019 yaitu Mewartakan Kabar Baik di Tengah Krisis Lingkungan Hidup. Di sela sambutannya, Walikota juga menegaskan mendukung gerakan yang digagas oleh Gereja Katolik Singkawang mengenai pembiasaan disiplin mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Beliau mengungkap keyakinannya berkaitan dengan disiplin yang dimulai dari diri sendiri dan lingkungan dapat mengantarkan Kota Singkawang tidak hanya menjadi kota paling toleran se-Indonesia, namun juga menjadi kota terbersih se-Indonesia.

Pawai ini merupakan penanda pembuka rangkaian kegiatan BKSN 2019 dan menjadi wadah sosialisasi sekaligus berkreasi umat gereja yang sudah dilakukan selama tiga tahun berturut-turut. (Hes)


Photo by Cinda

1 Sep 2019

RUTE PAWAI BKSN 2019 PAROKI ST FRANSISKUS ASSISI SINGKAWANG

Singkawang dikenal sebagai kota paling toleran di seluruh Indonesia, hal ini salah satunya dibuktikan dengan sukses digelarnya pawai keliling kota dalam rangka BKSN. Tahun 2019 merupakan tahun ketiga pawai serupa digelar. Berikut ini rute pawai BKSN 2019 di Paroki Singkawang. Ayo saksikan beramai-ramai! Selamat merayakan Bulan Kitab Suci Nasional 2019.  DAMAI BAGIMU! 

SELAMAT MERAYAKAN BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2019

26 Agu 2019

PANITIA BKSN 2019 GEREJA KATOLIK PAROKI SINGKAWANG GELAR SEMILOKA LINGKUNGAN HIDUP

PANITIA BKSN 2019 GEREJA KATOLIK PAROKI SINGKAWANG GELAR SEMILOKA LINGKUNGAN HIDUP


Mengagas warna baru yang menyesuaikan dengan tema BKSN 2019, Mewartakan Kabar Sukacita di Tengah Krisis Lingkungan Hidup, panitia BKSN 2019 Paroki St Fransiskus Assisi Singkawang menggelar semiloka. Giat yang digelar pada Sabtu, 24 Agustus 2019 ini dipercayakan diisi oleh Br Yohanes Babtista, MTB., yang mengangkat tema khusus semiloka, 'Singkawang TERTIMBUN Sampah'.

Bertempat di Aula TK Epiphania, acara yang dimulai tepat pukul 15.00 WIB ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai kring, biarawan biarawati, sekolah, dan umum. 

Bruder Babtis begitu terampil dan mampu memikat perhatian peserta semi loka. Hal ini tampak dari begitu seriusnya peserta mengikuti acara sejak awal hingga akhir. Berbagai hal berkaitan dengan cara mendaur ulang barang-barang bekas namun masih layak pakai hingga memeroleh energi yang dibarukan dari berbagai sumber yang dapat diperoleh dengan mudah di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Acara yang berakhir pukul 18.00 WIB ini mengundang antusiasme para peserta yang menginginkan hal serupa lebih sering digelar di lingkup gereja guna memupuk rasa cinta pada bumi minimal kesadaran yang timbul dapat dimulai dari diri sendiri. 

Semoga kegiatan yang sangat positif ini memberikan dampak yang luar biasa dan berkesinambungan dalam penerapan dan pelaksanaannya minimal dalam kehidupan warga gereja yang telah mengikutinya. (Hes)