MARILAH MENYEBARKAN DAMAI DAN CINTA KASIH - TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

18 Feb 2020

Fransiskus Assisi Gelar Pesta Syukur Episkopat Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak


PESTA SYUKUR 20 TAHUN EPISKOPAT MGR AGUSTINUS AGUS 

SINGKAWANG – "Instaurare Omnia in Christo," itulah moto yang digunakan Mgr Agus saat ditahbiskan menjadi Uskup Sintang 20 Tahun yang lalu yang berarti membangun kembali semua di dalam Kristus. Hal ini disampaikannya saat pesta syukur 20 tahun tahbisan episkopat yang digelar di Paroki St Fransiskus Assisi Singkawang pada Sabtu sore, 15 Februari 2020.
Acara ini dibuka dengan tarian bertajuk Pasti ke Singkawang yang disajikan dengan begitu apik oleh OMK St Fransiskus Assisi Singkawang.

Giat syukur ini dihadiri Drs. Libertus Merep, M.Si., staf ahli hukum, politik, dan pemerintahan, mewakili Walikota Singkawang yang berhalangan hadir saat itu. Di kesempatan itu tampak pula ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus, M.Pd, anggota DPRD Provinsi Kalbar Bong Cin Nen, S.Pd., dan Drs. Ahyadi, M.Si., Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Singkawang.

Acara yang digelar tepat pukul 16.00 WIB itu juga dihadiri oleh lebih kurang 300 tamu undangan dari berbagai wilayah antara lain Nyarumkop, Sambas, Bengkayang, Sekura, berbagai stasi, dan perwakilan 14 lingkungan di Paroki Singkawang. Tercatat sejak pukul 15.00 WIB, para tamu sudah begitu antusias memadati area pesta syukur dua dasawarsa Tahbisan Episkopat Uskup Agung yang bertempat di halaman Gereja St Fransiskus Assisi Singkawang. 



MISA SYUKUR 20 TAHUN TAHBISAN EPISKOPAT MGR AGUS

Pesta syukur yang digelar pada Sabtu, 15 Februari 2020 berlanjut pada misa kedua, Minggu, 16 Agustus 2020. Diawali perarakan dari halaman gereja oleh misdinar, para petugas misa, para pastor konselebran, dan uskup sendiri sanggup menyita seluruh pasang mata umat yang hadir untuk mengikuti Misa perayaan syukur dengan khusyuk. Bertindak sebagai selebran utama, uskup agung, didampingi oleh imam konselebran lain yakni Pastor Stephanus Gathot Purtomo, OFMCap., Pastor Yosua Boston Sitinjak, OFMCap., Pastor Felik, OFMCap., Pastor Cahyo Widyanto, OFM.Cap., Pastor William Chang, OFMCap., Pastor Sahut, Pr., Pastor Alexius Alex Mingkar, Pr., Dan juga Romo Jesuit, yakni Romo Thomas Salimun Sarjumunarsa, SJ. 


Dalam homilinya, putra kedua dari pasangan Markus Budjang dan Maria Djoi ini mengungkap berbagai tantangan yang dihadapinya saat menjadi imam maupun ketika ia telah menjabat sebagai uskup. "Banyak sekali tantangan dan rintangan, suka duka yang dihadapi saat menjadi uskup selama 20 tahun," ungkapnya. 


Tak putus ia berharap, saat bertugas dimana pun, pribadinya mampu menjadi pemersatu umat Katolik maupun menjadi sosok pembawa kesatuan antar umat beragama, karena baginya keberagaman dan toleransi adalah suatu nilai penting agar bisa tetap menjaga persatuan dan kesatuan di bumi Kalimantan ini.


Dalam senandika maupun homilinya juga, Mgr Agus sempat meluruskan berita yang terlanjut viral di media sosial akhir-akhir ini, bahwasanya Sri Paus akan mengunjungi Kalimantan Barat. Beliau menegaskan hal itu adalah suatu yang tidak mungkin terjadi disebabkan kunjungan Sri Paus di Indonesia begitu singkat, lebih kurang hanya 2 jam di ibukota dan 2 jam di Ambon. Setelah lawatan singkat itu paus akan segera meninggalkan Indonesia untuk jadwal kunjungan ke negara lain. 

Usai perayaan Misa, seluruh umat diundang untuk ikut serta dalam kegembiraan pesta syukur. Panitia bersama lingkungan telah menyediakan jamuan yang dapat dinikmati bersama. Semua bergabung dalam suka cita.


Akhirnya, selamat atas ulang tahun tahbisan episkopat ke-20, mari kita selalu mendoakan Bapa Uskup Mgr Agustinus Agus agar semakin diberkati dan dilimpahi rahmat kesehatan dan panjang usia agar dapat melayani umat se-antero Keuskupan Agung Pontianak. "Instaurare Omnia in Christo" (Cinda)



3 Feb 2020

BORNEO YOUTH DAY: BORNEO ADALAH BERKAT

"Borneo adalah Berkat" itulah tema yang digunakan dalam Kegiatan Borneo Youth Day 2020 yang akan diselenggarakan pada 26 Juni - 1 Juli 2020 di Keuskupan Agung Samarinda, Kalimantan Timur.

Berdasarkan hasil Pertemuan KOMKEP Se-Regio Kalimantan, pada tanggal 9-12 Januari 2020 di Wisma Immaculata, oleh Keuskupan Agung Samarinda, menetapkan bahwa setiap paroki diberi kesempatan untuk  melakukan Launching Borneo Youth Day dengan Orang Muda yang mereka miliki di paroki masing-masing.

Keberagaman yang Memiliki Artinya Tersendiri

Paroki Singkawang sendiri mengadakan peluncuran Borneo Youth Day 2020 pada Minggu 3 Februari 2020 dengan Perarakan masuk gereja St Fransiskus Assisi Singkawang dengan sangat meriah. Sebanyak 27 OMK dengan beragam pakaian adat antara lain pakaian adat Jawa, Dayak, China, Melayu, dan Flores. Apa makna mereka memakai baju-baju adat itu? "Ini semua ingin menunjukkan kepada kita bahwa di Bumi Kalimantan ini kita semua sama dengan berbagai keragaman yang ada tetapi ini tidak menghambat kita untuk memberikan rasa toleransi kepada semua orang di sini," ungkap Romo Gathot dalam menyampaikan khotbahnya saat Pesta Yesus dipersembahkan di Kenisah.

Langkah Awal Menuju Kebangkitan Orang Muda Katolik

"Sungguh sebuah makna yang baik," imbuh salah satu Orang Muda Katolik Paroki Singkawang. Hengki Tan Wijaya juga menyebutkan bahwa Acara ini sungguh bermakna dan sungguh merupakan suatu momentum yang tepat bagi orang muda untuk bersatu kembali membangkitkan semangat yang mungkin surut dalam OMK kita sehingga kita bisa sadar dan perlahan bisa bangkit untuk menjadi orang muda yang lebih baik lagi untuk paroki atau bahkan keuskupan.


Lantas pesan apa yang bisa kita dapat dari peluncuran Borneo Youth Day 2020 ini bagi diri kita sendiri?

Sebagai orang muda kita diajak untuk semakin menghayati dan merenungkan makna bahwa Borneo Adalah Berkat. Borneo adalah bumi kita. Sudah sepantasnya kita sebagai orang Borneo menjaga dan mengupayakan apapun agar Bumi Borneo ini bisa tetap utuh sebagai mana mestinya. Saya mengutip sebuah cerita ilustrasi yang saya dengar saat saya turney ke stasi bersama Frater Imanuel Chang, OFM.Cap.

Konon, orang Dayak Kalimantan dulu menganggap hutan adalah supermarket mereka sendiri. Apapun yg diinginkan bisa diambil sesuka hati dengan syarat bisa mengelolanya kembali dengan baik. Namun pada zaman sekarang hutan sudah bukan menjadi supermarket bagi mereka karena hutan sudah mulai punah dan alam pun sudah mulai tidak bisa menyediakan supermarket bagi mereka lagi.

Oleh karena itu, mari mulai sekarang kita menjaga dan merawat Bumi Kalimantan ini sehingga nantinya anak cucu kita bisa menikmati dan merasakan betapa indahnya Borneo kita ini.

Salam,
Pace E Bene.
(Cinda)


30 Jan 2020

FRANSISKUS ASSISI GELAR MISA BORNEO YOUTH DAY

Syalom Aleichem, umat sekalian yang terkasih.

Berdasarkan hasil Pertemuan KOMKEP Se-Regio Kalimantan, pada tanggal 9-12 Januari 2020 di Wisma Immaculata, oleh Keuskupan Agung Samarinda. Menetapkan bahwa "Setiap Paroki diberi kesempatan untuk  melakukan Launching Borneo Youth Day dengan Orang Muda yang mereka miliki di Paroki masing-masing."

Oleh karena itu, untuk menyongsong Borneo Youth Day 2020 yang akan diselenggarakan di Samarinda, Kalimantan Timur. Paroki Singkawang mengadakan Misa yang akan diadakan pada :
Minggu, 02 Februari 2020 (Pesta Yesus dipersembahkan dibait Allah)
Misa II (08.00)
Dipimpin oleh : Pastor Stephanus Gathot, OFMCap.

Mari, kita turut menyukseskan acara ini, agar semuanya dari acara pembukaan hingga penutupan Borneo Youth Day 2020 dapat terlaksana dengan baik.

Pace e Bene.

#parokisingkawang #borneoyouthday #omkborneo #borneoadalahberkat




20 Jan 2020

PAROKI SINGKAWANG AKAN GELAR HUT EPISKOPAL MGR AGUSTINUS AGUS

Syalom Aleichem, umat sekalian yang terkasih dalam Kristus.
Pada pertengahan bulan Februari ini, Bapa Uskup akan merayakan Pesta Tahbisan Episkopalnya untuk yang ke-20 tahun, yang dimana Episkopal merujuk pada suatu bentuk tata kelola Gereja yang bersifat hierarkis, pemimpin otoritas setempat tersebut disebut uskup.

Acara ini akan dibagi menjadi 2 bagian penting, yakni sebagai berikut:
1. Pesta Syukur HUT Tahbisan Episkopal Mgr. Agustinus Agus yang ke-20. (Sabtu, 15 Februari 2020, Pukul 16.00 Wib)
2. Misa Syukur HUT Tahbisan Episkopal Mgr. Agustinus Agus yang ke-20. (Minggu, 16 Januari 2020, Pukul 08.00 Wib/ Misa ke-2)
Misa akan dipimpin langsung oleh Mgr. Agustinus Agus.

Oleh karena itu, Mari kita bersama-sama meramaikan HUT Tahbisan Episkopal Mgr. Agustinus Agus yang ke-20 ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Pace e bene.

24 Des 2019

JADWAL MISA NATAL 2019 PAROKI SINGKAWANG

8 Des 2019

PSE PAROKI SINGKAWANG SUKSES GELAR SEMINAR MOTIVASI PERDANA

(Minggu, 8 Desember 2019) Diakonia Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi Paroki Singkawang sukses gelar motivasi milenial perdana bertajuk Sukses Sejak Muda Modal Minshet, Apa Bisa? Seminar yang bertempat di Aula SMP Pengabdi Singkawang ini menggandeng pembicara kondang Harry Afandy 

Lebih kurang 200 peserta seminar mampu dibuat terperangah dengan materi yang disampaikan oleh pria kelahiran Pontianak, 3 Maret 1983 ini. Sejak awal materi seminar disampaikan, seluruh peserta seminar tampak antusias menyimak berbagai poin penting yang disampaikan. Seminar ini juga merupakan agenda Natal Paroki Singkawang. (Hes)

11 Okt 2019

LP3KD KOTA SINGKAWANG SUKSES GELAR PELATIHAN DAN PEMBEKALAN

LP3KD KOTA SINGKAWANG SUKSES GELAR PELATIHAN DAN PEMBEKALAN





Singkawang, 5 Oktober 2019. Bertempat di ruang serba guna Hotel Sentosa, LP3KD Kota Singkawang sukses menggelar kegiatan pelatihan dan pembekalan materi lomba Pesparani dalam rangka persiapan Persparani Nasional II yang akan diselenggarakan di Kupang, NTT tahun 2020. 

Diawali dengan penyampaian laporan kegiatan oleh ketua LP3KD Kota Singkawang, Ibu Helaria Helena, A.Ma., pelatihan yang digelar sehari ini mendatangkan narasumber Dr. Aloysius Mering dan diikuti oleh 40 peserta. Giat yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB dan berakhir pukul 21.00 WIB ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Kesejahteran Rakyat Sekretariat Daerah Kota Singkawang, Bapak Aprianto, S.Sos., didampingi pula oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kementrian Agama, H. Azhari, M.Si., dan Pastor Paroki St Fransiskus Assisi Singkawang, Pastor Stephanus Gathot Purtomo, OFM.Cap. 

Dalam sambutannya yang sekaligus membuka pelatihan dan pembekalan ini, Aprianto mengungkapkan apresiasi terhadap digelarnya pelatihan ini. Ia berharap para peserta mampu menyerap berbagai informasi guna diterapkan dalam pelaksanaan ajang Pesparani tahun 2020 nanti. Masih di kesempatan yang sama, dalam sambutannya, Azhari juga mengaitkan digelarnya kegiatan semacam ini dirasa mampu memupuk bibit-bibit toleransi yang pada akhirnya mengantarkan Kota Singkawang mempertahankan gelarnya sebagai kota paling toleran se-Indonesia. 

Dalam pelaksanaannya selama sehari, antusiasme tampak pada wajah-wajah peserta. Berbagai program kerja disusun berdasarkan masing-masing unit kerja. Hal ini diharapkan menjadi bekal yang mampu membuat kontingen Pesparani Kalimantan Barat pada umumnya dan Kota Singkawang khususnya, sukses mengukir prestasi pada ajang yang sangat bergengsi di 2020 nanti. (Hes)